Tampilkan postingan dengan label Enak Ce Pe Bahaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Enak Ce Pe Bahaya. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 April 2011

Rokok

Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (variasi bergantung kepada negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu hujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup melalui mulut pada hujung yang lain.

Terdapat dua jenis rokok, iaitu rokok yang bertapis dan tidak bertapis. Rokok yang bertapis dibuat daripada bahan busa serabut sintetik yang berfungsi untuk menyaring nikotin.

Rokok biasanya dijual dalam bungkusan berbentuk kotak atau kemasan kertas yang dapat dimasukkan dengan mudah ke dalam kantung. Kebelakangan ini, bungkusan-bungkusan tersebut juga umumnya disertai dengan pesanan kesihatan yang memperingatkan perokok akan bahaya kesihatan akibat merokok, misalnya kanser paru-paru atau serangan jantung.

Manusia terawal di dunia yang merokok adalah suku bangsa India di Amerika. Mereka merokok untuk memuja dewa atau roh. Pada abad 16, ketika bangsa Eropah menemukan benua Amerika, sebahagian dari para penjelajah Eropah terikut untuk menghisap rokok dan kemudian membawa tembakau ke Eropah. Kemudian kebiasaan merokok mulai muncul di kalangan bangsawan Eropah. Berbeza dengan bangsa India yang merokok untuk keperluan pemujaan, orang Eropah merokok hanya untuk kesenangan semata-mata. Pada abad ke-17 para pedagang Sepanyol membawa masuk rokok ke Turki dan mulai saat itu, ia terus menular ke negara-negara Islam.
Bahaya Rokok :
Tentang bahaya rokok pada umumnya saya rasa sudah banyak yang tahu, apalagi bagi orang yang tiap hari menghisap rokok, soalnya kan dalam setiap bungkus rokok terdapat tulisan tentang bahaya rokok, seperti ini. MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANGKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN,
Tapi anehnya meski pada bungkus atau kemasan rokok sudah tercantum tulisan tentang bahaya rokok yang sangat menakutkan, tetap saja banyak yang merokok.

Selasa, 26 April 2011

Free Sex

Perbuatan sex diluar nikah (free sex), selamanya tidak dibenarkan dalam norma kehidupan, baik norma Agama maupun norma Sosial. Walau demikian, kenyataannya kasus hubungan sex pra nikah makin meluas saja. Bahkan dari sekian banyak kasus yang ada, free sex kebanyakan dilakukan oleh kalangan remaja, mungkin juga sudah membudaya dikalangan teman-teman kita sendiri. Hal ini merupakan bukti nyata dampak dari tingginya keinginan sex dikalangan kita (baca:remaja).

Tingginya keinginan sex ini, merupakan dampak dari berkembang cepatnya hormon dan organ genetalia(baca:reproduksi) kita. Nah, oleh karena itu kita harus pandai-pandai mengendalikan keinginan sex kita. Soalnya, hubungan sex yang dilakukan di usia dini dan diluar nikah banyak merugikan kehidupan pribadi kita (terutama perempuan).

Selain itu, hubungan sex diluar nikah ternyata membawa cukup banyak dampak negatif pada diri kita. Mulai dari kemungkinan tertular penyakit, hingga kehamilan diluar nikah.
Maraknya freesex saat ini, ternyata berdampak pula pada tingginya tingkat aborsi. Padahal perbuatan aborsi, juga memiliki beresiko tinggi terhadap keselamatan dari perempuan itu sendiri.

Narkoba

Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain "narkoba", istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yang merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif.

Semua istilah ini, baik "narkoba" atau napza, mengacu pada sekelompok zat yang umumnya mempunyai risiko kecanduan bagi penggunanya. Menurut pakar kesehatan narkoba sebenarnya adalah psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioparasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu. Namun kini presepsi itu disalah gunakan akibat pemakaian yang telah di luar batas dosis.

Efek

* Halusinogen, efek dari narkoba bisa mengakibatkan bila dikonsumsi dalam sekian dosis tertentu dapat mengakibatkan seseorang menjadi ber-halusinasi dengan melihat suatu hal/benda yang sebenarnya tidak ada / tidak nyata contohnya kokain & LSD
* Stimulan , efek dari narkoba yang bisa mengakibatkan kerja organ tubuh seperti jantung dan otak bekerja lebih cepat dari kerja biasanya sehingga mengakibatkan seseorang lebih bertenaga untuk sementara waktu , dan cenderung membuat seorang pengguna lebih senang dan gembira untuk sementara waktu
* Depresan, efek dari narkoba yang bisa menekan sistem syaraf pusat dan mengurangi aktivitas fungsional tubuh, sehingga pemakai merasa tenang bahkan bisa membuat pemakai tidur dan tidak sadarkan diri. Contohnya putaw
* Adiktif , Seseorang yang sudah mengkonsumsi narkoba biasanya akan ingin dan ingin lagi karena zat tertentu dalam narkoba mengakibatkan seseorang cenderung bersifat pasif , karena secara tidak langsung narkoba memutuskan syaraf-syaraf dalam otak,contohnya ganja , heroin , putaw
* Jika terlalu lama dan sudah ketergantungan narkoba maka lambat laun organ dalam tubuh akan rusak dan jika sudah melebihi takaran maka pengguna itu akan overdosis dan akhirnya kematian